Brojol Ganggeng Kanyut

10590558_1712292255668741_9142982091114899016_n

Mahar : 3,250,000,- (TERMAHAR) Tn. YG Tambun, Bekasi


 keris-ganggang-kanyut-griyokulo keris-ganggeng-kanyut
  1. Kode : GKO-194
  2. Dhapur : Brojol
  3. Pamor : Ganggeng Kanyut
  4. Tangguh : Madura Sepuh Abad XIV
  5. Sertifikasi : Museum Pusaka TMII No : 625/MP.TMII/XI/2016
  6. Asal-usul Pusaka : Rawatan/Warisan Turun Temurun
  7. Keterangan Lain : Kolektor Item

img_20161121_075343 sertifikasi-ganggeng-kanyut

Ulasan :

BROJOL, adalah salah satu bentuk dhapur keris lurus yang sangat sederhana tanpa ricikan apapun hanya pejetan atau blumbangan. Dhapur ini sangat populer dan bisa ditemukan di setiap tangguh.

ganggang-kanyut-griyokulo pamor-ganggeng-kanyut

Brojol makna karêpkita | muradipun ingkang sampun kawijil | rasa kang bisa sirèku | anggêmèni wicara | sadurunge kawêtu sinukmèng kalbu | aja lunyu ing pangucap | lunyu lonyot angacuwis ||……. Serat Centhini

FILOSOFI, bentuk brojol maknanya adalah kehendak kita, yakni apa yang telah dikeluarkan. Jadi hendaknya kita selalu hati-hati dan cermat dalam berbicara. Sebelum berbicara hendaknya apa yang kita bicarakan itu diresapi dahulu dalam hati. Jangan mudah mengucapkan kata-kata yang sulit dipegang atau nantinya akan di cap orang lain tidak bisa dipercaya.

Tuhan menciptakan manusia dengan satu mulut, dua telinga dan dua mata, maksudnya supaya kita bisa lebih banyak mendengar dan melihat daripada bicara. Anteng, meneng, jatmika adalah sikap ksatria Jawa yang ada kaitan dengan bicara adalah perak dan diam adalah emas. Ajining raga dumunung ana ing busana, ajining dhiri sumunung ana ing lati, menunjukkan bahwa raga fisik dinilai dari busana yang kita kenakan tetapi nilai dari diri kita ada pada ucapan-ucapan kita. Dalam peribahasa Indonesia kita juga mengenal ungkapan “berjalan peliharalah kaki, berbicara peliharalah lidah”. Hati-hatilah dalam bicara karena mulut kita pun suatu saat bisa mencelakakan diri kita sesuai dengan peribahasa “Mulutmu Harimau mu”.

pamor-ganggeng-kanyut-griyokulopamor-keris-ganggeng-kanyut

TANGGUH MADURA SEPUH, bilah yang ramping, tantingan yang sangat ringan, gandik miring (ambata rubuh), condong leleh agak menunduk blumbangan yang samar, besi yang sangat heterogen kelihatan kasar namun halus, dengan trep pola pamor miringnya yang pandes. Diikuti pula dengan betuk gonjo wuwung (rata), dengan sirah cecak runcing agak panjang adalah khas tangguh madura sepuh se era jaman Majapahit. Tidak ada Pekerjaan Rumah selanjutnya, karena warangka gayaman yogya timoho sudah cukup pas mendampingi bilah ini.

PAMOR GANGGENG KANYUT, Ganggeng = Ganggang yang meliuk-liuk menahan arus air, sedangkan Kanyut adalah bahasa Jawa yang artinya hanyut. Ganggeng akarnya tetap menancap kuat sementara batang dan ujungnya melambai-lambai didera derasnya arus sungai merupakan ekspresi simbolisme dari sebuah harapan agar si pemegang menjadi seorang tokoh yang selalu teguh dalam keputusannya (tegas), dapat menjadi panutan dan selalu memberi pencerahan pada bawahannya (berwibawa), dan ujung yang meliuk-liuk mengikuti arah arus merupakan gambaran perlunya menjadi pribadi yang luwes, sehingga mudah untuk menjalin hubungan sosial dengan siapapun dimanapun serta bisa diterima oleh semua kalangan.

pamor-ganggang-kanyut

Tuah atau angsar pamor Ganggeng Kanyut bagi mereka yang percaya, terutama adalah untuk kelancaran pergaulan atau kariernya. Pemilik keris dengan pamor seperti ini akan mudah mendapat banyak relasi, dan biasanya juga didekati oleh rejeki. Oleh karenanya dipercaya sangat cocok bagi mereka yang bekerja dalam dunia entertainment (seni), atau mereka yang berhubungan dengan banyak orang. Pamor Ganggeng Kanyut bukan tergolong pemilih, sehingga setiap orang cocok memilkinya. Sebenarnya pamor ini tergolong pamor miring, tetapi karena motif gambaran pamornya muyeg (rumit), juga pada waktu penempaan banyak bagian pamor yang semula adalah pamor miring posisinya menjadi mlumah. Oleh karenanya setelah pamor tersebut jadi (selesai), tampak seperti kombinasi antara pamor miring dan mlumah.

Dialih-rawatkan (dimaharkan) sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.


Contact Person :
 

Griyokulo Gallery Jl. Teluk Peleng 128A Kompleks TNI AL Rawa Bambu Pasar Minggu Jakarta Selatan

Facebook : Griyo Kulo SMS/Tlp/WA : 0838-7077-6000 Pin BB : 5C70B435  Email : admin@griyokulo.com

————————————

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *