Mahar : 2.950,000,- (TERMAHAR) Ibu S, Indramayu
1. Kode : GKO-406
2. Dhapur : ?
3. Pamor : Nyanak
4. Tangguh : Cirebon (Abad XVII)
5. Sertifikasi Museum Pusaka No : 1615/MP.TMII/XII/2019
6. Asal-usul Pusaka : Jakarta
7. Dimensi : panjang bilah 19,8 cm, panjang pesi ? cm, panjang total ? cm
8. Keterangan Lain : hulu tanduk kerbau
ULASAN :
CATATAN GRIYOKULO, Tombak ini diperoleh dari seorang bapak-bapak pensiunan yang pernah berdinas di Kejaksaan. Pada saat pertama kali didapatkan penuh dengan endapan minyak misik yang tebal, khas pusaka-pusaka yang dahulunya di-sinengker-kan. Terlebih bilahnya menempel erat pada gagang (tidak bisa dilepas). Perlu cara yang agak tricky, supaya bisa membersihkan endapan minyak sebelum diwarangi tanpa merusak hulunya yang terbuat dari tanduk, yakni dengan cara diberdirikan pada potongan botol air kemasan ukuran sedang (600 ml). Tutup tombak yang ada juga masih original bawaan sebelumnya yang diukir cukup menarik. Semuanya masih dalam kondisi terawat, cukup baik.
Nama dhapur-nya juga agak membingungkan, menurut penuturan pemilik sebelumnya tombak ini ber-dhapur plered, adapula yang mengatakan buntut mimi. Malahan di surat keterangan museum tertulis nama dhapur rontek. Penulis sendiri berpendapat dengan melihat bentuk methuk iras-nya yang agak tinggi mirip lonceng dan bagian tengah penampang bilah yang nggigir, justru membawa karakter payan/tombak Sumatera-an.
Monggo kami persilahkan bagi Panjenengan yang berkenan meneruskan untuk merawatnya.
Griyokulo Gallery Jl. Teluk Peleng 128A Kompleks TNI AL Rawa Bambu Pasar Minggu Jakarta Selatan
Facebook : Griyo Kulo SMS/Tlp/WA : 0838-7077-6000 Email : admin@griyokulo.com
————————————











