Sapukala

sold-outMAHAR : Rp.?*,-(TERMAHAR)

 


sapurata sapukala


 

  1. Kode : NSGKO-03
  2. Sertifikasi : Opsional
  3. Dhapur : Sapukala (Sapu Rata), simbol kejujuran (alempureng), perkataan benar (ada tongeng) dan ketegasan (agettengen)
  4. Pamor :Bilah dan pamor ditempa dengan teknik Lonjog (susun ke atas),Lapisan-lapisan dengan susunan garis, lengkungan lingkar besar dan tebal diasosiakan pada La Kajing sebagai pembuatnya melahirkan pola pamor dengan gambar abstrak serupa orang-orangan atau pamor bateg (rojo gundolo) sebagai simbol kesejahteraan, di pangkal bilah terdapat pola pamor lato-lato (tunggak semi) bermakna simbolis pertumbuhan dan Tebbajampu (kulit semangka) bermakna kerejekian dalam bingkai Teppobaja “batas baja” (wengkong) yang bermakna perlindungan dan keselamatan.
  5. Ganja : Ure Daung Ase (Daun Padi, maskumambang : jawa)
  6. Tangguh : est Lampung
  7. Panjang Bilah : 27 cm
  8. Asal-usul Pusaka : Lampung
  9. Kondisi : sudah dijamas (warangan baru), bukan warangka bugis (mirip warangka tanggalan), bareg tetong (lurik tegak) kemuning coklat berserat nginden, warangka masih asli dari bawaannya termasuk rambut yang melilit pada pesinya, pusaka warisan turun temurun, bilah nyaring sekali bunyinya jika disentil maupun saat dilolos (dikeluarkan) dari sarung atau warangkanya

 Ulasan :

Keris Sapukala ini adalah termasuk koleksi pribadi milik kami, yang kami peroleh dari rekan di lampung, menurut penuturan beliau, pusaka ini adalah warisan keluarga. Di web ini sengaja kami tampilkan photo history keris ini dari ketika awal sampai Jakarta hingga kondisi akhir setelah selesai dijamasi.

Foto-foto berikut adalah kondisi awal, tampak karat begitu tebal, kerak menyan menghiasi hampir seluruh bilah menutup detil pamor, serta rambut masih digunakan sebagai perekat pesi pada hulu kerisnya, sangat wingit  :

sapukala desakeris sepokal griyokulo

sepokal griyokulo sepokal keris sepokal

Tidak hanya kondisi bilah yang tak terawat, kondisi warangka juga sdh retak memanjang di bagian sarung (gandar : jawa), warangka sengaja kita kirim ke seorang Mranggi (pembuat warangka) di Jawa Tengah, untuk digebeg (servis) :

warangka sepokal

Foto berikut adalah keadaan bilah setelah diputihkan dengan air kelapa untuk menghilangkan karat dan kerak menyan yang sudah berpuluh-puluh tahun menempel pada bilah, motif gambaran pamor sudah mulai terlihat jelas, untuk kemudian dilakukan proses pewarangan :

sepokal putihan sapukala putihan

Dan inilah hasil dari sebuah perjalanan restorasi sebilah keris, tampak begitu cantik dan indah :

sapurata griyokulo sapukala griyokulo

keris sapurata keris sapukala

keris sapukala griyokulo

Dari proses merestorasi sebuah keris luar Jawa ini, membuat kami mau tidak mau untuk sedikit belajar mengenai keris Bugis ini, mulai dari filosofi, penamaan dhapur dan pamor. Kami persilahkan kepada anda sekalian yang berniat merestorasi keris ini ke level selanjutnya, bilah masih dibilang sangat utuh, sempurna untuk dijadikan “bahan”. Warangka kami biarkan apa adanya, sehingga pemilik berikutnya mempunyai kebebasan berekspresi apabila berniat mengganti warangka sesuai tangguh atau asal kerisnya.

?* Kami persilahkan anda yang menentukan nlai mas kawin/maharnya, apabila ada kecocokan akan kami pindah tangankan.

Dialih-rawatkan (dimaharkan) sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.


Contact Person :
 

Griyokulo Gallery Jl. Teluk Peleng 128A Kompleks TNI AL Rawa Bambu Pasar Minggu Jakarta Selatan

Facebook : Griyo Kulo SMS/Tlp/WA : 0838-7077-6000 Pin BB : 5C70B435  Email : admin@griyokulo.com

————————————


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *