Sempana Ganggeng Kanyut Wengkon Mataram HB

10590558_1712292255668741_9142982091114899016_n

Mahar : 7,550,000,-(TERMAHAR) Tn. N Gambir, Jakarta Pusat


 keris yogyakarta keris mataram HB
  1. Kode : GKO-191
  2. Dhapur : Sempana
  3. Pamor : Ganggeng Kanyut dan Wengkon
  4. Tangguh : Mataram HB Abad XIX (Yogyakarta)
  5. Sertifikasi : Museum Pusaka TMII No : 615/MP.TMII/XI/2016
  6. Asal-usul Pusaka : Rawatan/Warisan Turun Temurun
  7. Keterangan Lain : Kolektor Item, warangka randan pelet kendit, pendok yogya tembaga slorok buntu perak krawangan makoro

keris surat keterangan keris

Ulasan :

SEMPANA, termasuk salah satu dari dhapur keris Luk 9 yang tergolong sederhana. Walaupun tidak neko-neko penampilannya, dhapur Sempana merupakan dhapur keris popular sehingga sering dijumpai dalam berbagai tangguh (era pembuatan). Pada jaman dahulu keris Sempana banyak dimiliki oleh para abdi dalem, dan kepercayaan sekarang keris ini dianggap cocok bagi mereka yang bekerja di pemerintahan (PNS). Sebilah Pusaka milik Kasultanan Yogyakarta juga berdhapur Sempana. Pusaka ini adalah Kanjeng Kyai Panukup. Karena kepopulerannya dhapur Sempana menjadi terkenal dalam berbagai varian luk dan ricikan, seperti Sempana (luk 9), Sempana Bisu (luk 9), Sempana Kalentang (luk 9), Sempana Panjul (luk 7), Sempana Bungkem (luk 7), Sempana Bener (lurus).

TENTANG TANGGUH, Alam selalu mengajarkan beragam kearifan. Itu sebabnya para Pujangga, orang-orang Bijak sampai ke para Empu kerap melekatkan simbol-simbol alam itu di dalam berbagai karya mereka. Seperti keris dhapur sempana pamor ganggeng kanyut ini, bisa dikatakan tangguh muda (yogyakarta) setelah palihan nagari Mataram. Luk-nya manis tidak rengkol tidak kemba (samar), dengan condong leleh agak tegak, sekar kacang cenderung tidak dikikir dengan rapi, terkesan lugu dan bentuknya agak panjang maju ke depan, jalen moncer lancip, sekilas malah mirip tangguh ngentho-entho. Bagian gonjonya tampak agak lurus kurang melandai di bagian ekor berbeda halnya dengan keris mataram muda, greneng malah hampir mirip keris madiun diamana bagian huruf dha tidak kentara. Besi bilahnya tampak pulen, terasa halus jika diraba karena sudah menggunakan besi tanur tinggi. Pasikutannya cenderung sederhana tapi wangun (enak dilihat).

gandik keris sorsoran keris

keris pamor miring pamor miring

PAMOR GANGGENG KANYUT WINENGKU, bentuk gambaran pamor gangeng kanyut menyerupai ganggang yang hanyut dipermukaan air. Pamor ini tergolong pamor rekan dan serta tidak mudah untuk membuatnya. Pamor ini dikombinasikan dengan pamor wengkon sehingga menjadi pamor Ganggeng Kanyut Winengku. Dalam dunia perkerisan, mas kawin Ganggeng Kanyut yang memakai wengkon lebih tinggi daripada yang tidak karena kesulitan pembuatannya menjadi lebih kompleks. Pamor Ganggeng Kanyut bukan tergolong pamor pemilih, sehingga setiap orang akan merasa cocok bila memilikinya.

pamor-keris-ganggeng-kanyut

Tuah dan angsar Pamor Ganggeng Kanyut, bagi yang percaya terutama untuk keluwesan pergaulan, memudahkan lobby-lobby dan membuka pintu rezeki. Pemiliknya akan mempunyai banyak relasi, dikagumi dan dicintai orang-orang di sekelilingnya.  Tidak salah kiranya pepatah Cina “banyak kawan banyak jalan, banyak musuh banyak halang”. Pamor Ganggeng Kanyut merupakan simbolisme kawruh alam, Ganggeng akarnya tetap menancap kuat sementara batang dan ujungnya melambai-lambai didera derasnya arus sungai (Kanyut = Hanyut) dan menaungi dan melindungi makhluk hidup yang berada disekitarnya. Bahkan apabila sudah matipun dapat menjadi sumber pupuk kesuburan untuk tanaman air lainnya. Menjadi sebuah harapan agar si pemilik pusaka menjadi pribadi yang luwes bergaul, seorang tokoh yang selalu teguh dalam pendirian maupun keputusannya, dapat menjadi panutan dan selalu memberi pengayoman pada bawahannya.

Sedangkan pamor wengkon yang melengkapi kombinasi pamor ganggeng kanyut ini. Dilihat dari penampilannya, tampak seolah garis yang menutup sederhana. Tetapi pamor wengkon atau tepen tidak dapat dibuat oleh sembarang empu. Hanya para empu yang cermat dan teliti dalam kerjanya yang sanggup membuat motif pamor wengkon dengan baik. Bentuk gambaran motif pamor wengkon berupa garis yang membentuk bingkai sejak dari bagian gandik, jika keris ber-luk akan mengikuti kelokannya sampai ke pucuk bilah, kemudian turun ke tepi belakang, hingga wadidang keris. Kata wengkon artinya “membingkai”. Sedangkan nama Tepen, berasal dari kata “tepian”. Konon pusaka dengan pamor wengkon adalah pusaka yang “diijabkan” untuk menjaga dan melindungi pemiliknya dari bahaya tak terduga, penangkal hal-hal yang tak kasat mata, penangkal fitnahan (tolak bala).

pendok makoro ranggah yogya kendit

Pusaka tampak gagah dan miyayeni, disandingkan dengan pilihan warangka branggah yogya pelet kendhit yang banyak dicari orang dan pendok lawasan tembaga dengan slorok buntu yang terbuat dari perak dengan detail tatahan krawangan berbentuk buto makoro. Perpaduan yang seimbang antara sisi eksoteri dan isoteri.

Dialih-rawatkan (dimaharkan) sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.


Contact Person :
 

Griyokulo Gallery Jl. Teluk Peleng 128A Kompleks TNI AL Rawa Bambu Pasar Minggu Jakarta Selatan

Facebook : Griyo Kulo SMS/Tlp/WA : 0838-7077-6000 Pin BB : D403E3C3 Email : admin@griyokulo.com

————————————

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *