Tilam Upih Pamor Miring

10590558_1712292255668741_9142982091114899016_n

Mahar : 4,250,000,- (TERMAHAR) Tn. H Cimahi


 tilam upih tuban mataram keris tilam upih tangguh tuban mataram
  1. Kode : GKO-143
  2. Dhapur : Tilam Upih
  3. Pamor : Blarak Sineret
  4. Tangguh : Tuban Mataram Abad XVI
  5. Sertifikasi : Museum Pusaka TMII No : 262/MP.TMII/V/2016
  6. Asal-usul Pusaka : Kolektor
  7. Keterangan lain : warangka baru, gonjo sekar, pamor asihan, sedikit korosi di sisi kanan wilah mendekati ujung keris
 

Ulasan :
warangka gayaman cendana sertifikasi pamor blarak
 
TILAM UPIH,Pusaka itu berdhapur Tilam Upih“, mindset tersebut seperti sudah mendarah daging di kalangan masyarakat perkerisan, karena selain paling popular, banyak dijumpai juga sering digunakan sebagai pusaka keluarga yang diberikan turun temurun. Pusaka dalam Kamus Bahasa Indonesia berarti sesuatu yang berharga dan memberi manfaat. Namun demikian, manfaat itu hanya diperoleh bagi yang mengetahui makna atau pesan yang tersirat dalam wujud keris itu. Keris sebagai hasil karya kebudayaan di masa lampau memiliki wujud dan pesan simbolik, perlambang dari doa atau pesan budi luhur yang disampaikan secara turun temurun antar generasi. Mengapa sebuah pusaka turun temurun hanya berdhapur sederhana?
 
blarak sinered pamor blarak
PAMOR BLARAK SINERET, bentuk gambaran pamornya serupa dengan daun kelapa yang diseret  (di Jawa disebutnya blarak), lengkap dengan pelepahnya. Menurut sebagian pecinta keris pamor Blarak Sinered menandakan adanya tuah yang baik untuk menambah kewibawaan dan jiwa kepemimpinan dan mendatangkan pengikut. Ditinjaudari cara pembuatannya pamor ini tergolong pamor miring (rekan), yaitu pamor yang bentuk gambarannya telah dirancang lebih dahulu oleh sang Empu. Pamor ini tidak mudah dibuat, sehingga nilai maharnya relatif lebih tinggi dibandingkan pamor lain.
 –
GONJO SEKAR, adalah gonjo yang terlihat jelas pamornya pada bagian wuwungan (bawah) dan samping kanan kirinya (tiga sisi).
 gonjo sekar ganja sekar
PAMOR ASIHAN, adalah sebutan untuk motif pamor yang serasi atau menyatu antara gambaran pamor yang ada pada permukaaan bilah dengan yang terdapat di permukaan gonjo. Seandainya motif pamor itu menggambarkan sebuah lingkaran, separo lingkaran itu tergambar pada permukaan bilah keris, sedangkan separo sisanya pada bagian gonjo-nya. Jadi, asihan bukan nama pola bentuk pamor, melainkan sebutan atau kondisi gambran pamor, yang garis-garisnya terpisah namun menyambung antara yang di bilah dan yang ada di gonjo. Oleh sebagian pecinta keris, pamor asihan dinilai baik, tidak pemilih dan cocok bagi siapapun. Sebagian pecinta keris lainnya menganggap pamor asihan memiliki tuah yang biasa digunakan untuk memikat lawan jenis.
 tuban mataramgandik tuban mataram
TANGGUH TUBAN MATARAM, kendati Tuban silih berganti menjadi vasal (daerah taklukan) kerajaan-kerajaan besar di Tanah Jawa, namun ternyata keris ciptaan para Empu daerah tersebut menyisakan ciri yang selalu berkesinambungan sepanjang zaman. Tak heran julukan kota Empu sangat tepat diberikan untuk Tuban. Tersebutlah keris tangguh Tuban Jenggala,  Tuban Pajajaran, Tuban Pajang, hingga Tuban Mataram. Sebutan nama kerajaan dibelakang-nya oleh masyarakat perkerisan sebenarnya untuk lebih memudahkan penamaan atau penggolongan, bahwa keris Tuban yang dimaksud dibuat pada era kerajaan-kerajaan itu.
 –
Seperti keris Tuban Mataram ini memiiki ricikan yang khas – yaitu pada zaman Mataram,  keris Tuban agak mengalami sedikit pergeseran bentuk. Bila bilahnya pada masa sebelumnya rata-rata tipis, maka pada masa Mataram, agak lebih tebal dengan bentuk nglimpo mengikuti model keris Mataram, pejetan juga lebih sempit dari era sebelumnya dan gandik-nya agak tegak. Besinya tampak hitam, tempaannya nyaris sempurna sehingga mewujudkan bilah keris yang nyaris tidak berpori-pori. Pada bagian gonjo, sirah cecak umumnya masih ada pengaruh atau warisan dari Pajajaran yakni berbentuk buweng (bulat), dengan bentuk seperti mbatok mengkurep.
 –
90% keris tangguh Tuban adalah keris lurus dengan pamor dasar melambangkan kemakmuran seperti wos wutah, ngulit semangka dan udan mas, sementara yang 10% lainnya adalah keris luk dan keris lurus pamor miring. Tanpa banyak panjang kata keris ini menjadi sangat layak dikoleksi.Kesederhanaan sebagai ciri khas keris Tuban, seperti menyembunyikan sesuatu yang luar biasa, karena dibalik kesederhanaan selalu ada kekuatan lain.
 –
Dialih-rawatkan (dimaharkan)  sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.
 

Contact Person :
 

Griyokulo Gallery Jl. Teluk Peleng 128A Kompleks TNI AL Rawa Bambu Pasar Minggu Jakarta Selatan

Facebook : Griyo Kulo SMS/Tlp/WA : 0838-7077-6000 Pin BB : 5C70B435  Email : admin@griyokulo.com

————————————

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *