Tilam Upih Bonang Serenteng

termahar logo griyokulo

MAHAR : Rp. 4.750.000,-(TERMAHAR) Mr. JC Gresik


keris tilam upih pamor bonang tilam upih bonang rinenteng

gandik tilam upih gandik mataram

  1. Kode : GKO-89
  2. Dhapur : Tilam Upih
  3. Pamor : Bonang Serenteng
  4. Tangguh : Mataram Senopaten Abad XV
  5. Sertifikasi : Museum Pusaka TMII No : 320/MP.TMII/XII/2015
  6. Asal-usul Pusaka : Cilacap, Jawa Tengah

sertifikasi keris bonang rinentengIMG-20151210-WA0031

Ulasan :

Untuk memahami dan menikmati hasil karya dari seseorang Empu keris, kita tidak hanya melihat bahan besi dan kualitas penempaan, material pamor yang digunakan dan penerapaannya, serta bukan pula hanya pada pasikutan bilah semata. Lebih jauh dari itu, untuk menikmati keindahan sebilah keris, kita perlu sejenak kembali ke masa lalu. Membayangkan bagaimana kondisi budaya masyarakat setempat waktu itu, tingkatan teknologi yang telah dicapainya serta bagaimana pola pikir serta simbol-simbol (sanepa dan sengkala) dengan berbagai makna filosofi mendalam yang dianut masyarakat pada waktu itu serta berbagai aspek lain yang terkait dengan sebuah budaya masyarakat.
 –
Pada suatu saat dimana kita mengamati liku lekuk garis pamor keris, akan tersirat pembacaan akan suatu kesan. Kemudian bahasa semiotik menjabarkan pengambaran simbol-simbol tersebut berkaitan dengan jalan kehidupan manusia. Garis bulat merepentasikan kesan air (rejeki). Sedang garis lurus dikesankan sebagai simbol penolak bencana(singkir) dan keburukan dalam kehidupan, dan beberapa penyederhanaan merumuskan pola, seperti bentuk flora yang bergaris menjulang sebagai gambaran ambisi kejayaan dalam kehidupan manusia. Pengertian Pamor lebih mudahnya adalah gambar yang terdapat di sebuah bilah tosan aji. Penamaan untuk pamor keris berlaku juga untuk tosan aji lainnya seperti Tombak, Wedung, Pedang dsb. Di dalam setiap pamor terkandung filosofi nilai moral (ajaran hidup) dan spiritual (maksud, harapan, doa)  sang empu dan sang pemilik.
pamor bonang serenteng
Seperti keris dengan pamor Bonang Serenteng atau Bonang Rinenteng adalah salah satu motif pamor yang mempunyai bentuk gambaran seperti Bonang, salah satu alat gamelan Jawa, berupa garis lurus di tengah bilah, dengan bulatan-bulatan simteris menempel di kiri kanan garis itu. Diameter bulatan itu biasanya lebih besar daripada bulatan pamor udan mas. Sedangkan jarak antara pasangan bulatan satu ke pasangan bulatan berikutnya sekitar 1 sampai 1,5 cm. Pamor ini tergolong pamor rekan, karena motif gambarannya dirancang dulu oleh sang Empu. Ditinjau dari cara pembuatannya pamor ini memiliki kombinasi 2 jenis pamor yakni pamor miring adalah garis yang ada di tengah bilahnya, sedangkan bulatan-bulatannya adalah pamor mlumah. Pamor bonang serenteng, cara pembuatannya sama persis dengan pamor udan mas. Bedanya, jika dalam pamor udan mas posisi aksen ketokan tidak sejajar, sedangkan pada pamor bonang serenteng posisi ketokan sejajar di kiri dan kanan dari pangkal hingga ujung keris. Pamor Bonang Rinenteng oleh sebagian pecinta tosan aji sangat dipercaya memiliki tuah yang dapat membuat pemiliknya memiliki wibawa tinggi dan mudah mencari jalan/lubang rejekinya (bakat sugih). Itulah sebabnya pamor ini banyak diburu dan sering dimiliki oleh pengusaha.
keris bonang serenteng keris pamor bonang rinenteng
Keris dengan pamornya yang telah memudar terkikis relativitas sang waktu ini adalah saksi sejarah perjalanan anak manusia untuk mengejar impian, cita-cita dan harapannya untuk “menaklukkan” dunia.

Dialih-rawatkan (dimaharkan) sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.


Contact Person :
 

Griyokulo Gallery Jl. Teluk Peleng 128A Kompleks TNI AL Rawa Bambu Pasar Minggu Jakarta Selatan

Facebook : Griyo Kulo SMS/Tlp/WA : 0838-7077-6000 Pin BB : 5C70B435  Email : admin@griyokulo.com

————————————

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *