Sinom

sold-outMAHAR : Rp. 1.849.000,-(TERMAHAR)


keris sinom keris sinom mataram

keris sinom tangguh mataram sinom

  1. Kode : GKO-29
  2. Dhapur : Sinom
  3. Pamor : Kulit Semangka
  4. Tangguh : Mataram Abad XV
  5. Sertifikasi : Museum Pusaka TMII No : 79/MP.TMII/IV/2015
  6. Asal-usul Pusaka : Surakarta
  7. Warangka : Trembalo Aceh Iras

Ulasan :

sinom sertifikasi

Keris berdhapur Sinom termasuk keris yang populer karena banyak dijumpai. Sebagai sebuah pusaka dengan motif apapun bentuk pamornya, penampilan dhapur Sinom pada umumnya memberikan kesan luwes prigel, menyenangkan, tampan dan indah. Jarang ditemui keris berdhapur Sinom yang terkesan seram, galak dan angker.

keris sinom griyokulo

Jika diambil arti harafiah, sinom bermakna daun pohon asem yang masih muda atau rambut yang berada di dahi (bathuk = jawa), halus dan lembut sekali. Sinom mempunyai sifat yang masih enom (muda), seperti anak kecil yang baru mencari dunianya. Seyogyanya jika bersosialisasi dengan orang lain, nada bicara dan intonasi harus lembut (halus), ramah, murah senyum dan menghargai. Tidak hanya pandai berbicara tetapi juga bisa mendengar, sehingga bisa membuat orang yang kita ajak berinteraksi menjadi kesengsem (terkesima).

Sinom sebagai perlambang sikap hidup yang adaptif, mampu memanfaatkan waktu dengan baik, bagaimana membawa dan menempatkan diri secara tepat (genah wayah) dan tepat tempat (empan papan). Ajaran tentang fleksibilitas yang mengandung petuah tentang semangat hidup dan kemampuan beradaptasi (tepa slira) dalam pergaulan masyarakat.

keris griyokulo sinom mataram

Secara umum pamor pada bilah ini adalah kulit semangka, tetapi apabila kita perhatikan lebih lanjut bulatan-bulatan yang ada tidak terputus dari atas hingga bawah rapi terkonsentrasi di tengah bilah, sebagian orang menyebutnya Wahyu Tumurun. Pada jaman kerajaan di masa lampau, untuk mendapat kedudukan terhormat di masyarakat, seseorang harus mendapatkan keberuntungan/wahyu. Sebagai contoh untuk menjadi adipati (bupati), meskipun orang tersebut pandai sastra, pandai berperang, pekerja keras, atau dicinta banyak orang, sederhananya tanpa wahyu yang turun kepadanya dia tidak akan terpilih, bahkan kepercayaan tersebut masih melekat di masyaakat saat ini. Pamor Wahyu Tumurun juga mengandung pengharapan akan kehidupan yang serba berkecukupan dan penuh berkah. Berkah lahir batin yang terus mengalir dan terjaga hingga keturunan-keturunan selanjutnya.

Dialih-rawatkan (dimaharkan) sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.


Contact Person :
 

Griyokulo Gallery Jl. Teluk Peleng 128A Kompleks TNI AL Rawa Bambu Pasar Minggu Jakarta Selatan

Facebook : Griyo Kulo SMS/Tlp/WA : 0838-7077-6000 Pin BB : 5C70B435  Email : admin@griyokulo.com

————————————

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *